Blog

  • Tips Menjaga Mukena Agar Awet

    July 20, 2020
    Tips Menjaga Mukena Agar Awet image
    Mukena adalah salah satu perangkat ibadah yang hampir setiap hari digunakan oleh para wanita. Karena digunakan setiap hari, Mukena juga menjadi rentan rusak dan berjamur, terutama jika terkena air wudhu. Hal tersebut tentu dapat mengganggu kekhusyuan ibadah kita. 
     
    Tapi tenang! Kisa, akan memberikan tips menjaga mukena kesayanganmu agar lebih awet!

    1.Keringkan bagian wajah setelah berwudhu
    Salah satu penyebab utama munculnya jamur pada mukena adalah air yang membuat mukena menjadi basah dan lembab. Nah, untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya kamu harus mengeringkan wajah dan rambut agar mukena tidak menjadi basah dan lembab.

    2.Setelah digunakan, simpan mukena dengan cara digantung
    Hal ini juga menjadi cukup penting, karena ketika mukena disimpan dengan cara dilipat, maka mukena akan menjadi lebih lama kering, dan berujung berbau tidak sedap. Selalu simpan mukena dengan cara digantung agar lebih awet.

    3.Usahakan cuci mukena setiap dua minggu
    Untuk kenyamanan ibadah, sebaiknya cuci mukena paling tidak setiap dua minggu sekali. Hal ini untuk menjaga agar mukenah tetap wangi dan nyaman untuk digunakan. 

    4.Perhatikan cara mencuci mukena
    Ketika mencuci mukena, jangan memakai terlalu banyak pemutih. Hal ini dapat merusak serat kain. Begitupun dengan cara mencuci, usahakan tidak menyikat atau menggosok mukena secara berlebihan agar tidak merusak mukena.
     
    Selain cara menjaga mukena agar awet, kamu jangan lupa juga untuk memilih bahan mukena yang berkualitas serta trendy. Jadikan kenyamanan ibadahmu menjadi yang utama, dengan mukena pilihan dari Kisa! 

  • Tips Mencuci Mukena Agar Tahan Lama

    July 18, 2020
    /
    General
    Tips Mencuci Mukena Agar Tahan Lama image



    Mukena menjadi harta tersendiri bagi wanita yang harus dijaga kesuciannya, karena dengan mukena inilah kita menghadap Allah. Memilih mukena yang menawan, berkualitas tinggi dan berharga mahal mungkin menjadi pilihan Anda sebagai bentuk penghargaan yang tinggi untuk beribadah. Namun jangan lupa, penghargaan tersebut tidak ada artinya jika Anda tidak bisa merawatnya. Mewah atau sederhana mukena Anda, akan sama berharganya jika dirawat dan digunakan dengan baik. Tiga hal yang harus Anda perhatikan adalah cara mencuci, menyetrika dan menyimpan mukena yang harus disesuaikan dengan bahan kainnya. Berikut ini adalah beberapa tips untuk tiga jenis bahan yang berbeda. 
     
    1. Mukena Bahan Katun 
     
    Selalu biasakan membaca label yang disertakan dalam produk tekstil. Namun secara umum, katun cukup tahan untuk dicuci dan dikeringkan dengan mesin cuci. Warna pada bahan katun dapat bertahan lebih lama jika Anda mencucinya dengan air dingin. Penggunaan bahan pemutih juga bisa digunakan pada bahan katun, hanya saja penggunaan yang terlalu sering akan merusak serat kain. Katun mudah kusut, sehingga akan sering untuk disetrika. Gunakan pelicin pakaian untuk memudahkan proses menyetrika. Perawatan untuk bahan katun tidak sulit, cukup menyimpannya di tempat yang tidak lembab dan terhindar dari matahari langsung.
     
    2. Mukena Bahan Sutra
    Tidak semua sutra bisa dicuci secara dry clean. Cara teraman adalah mencuci sutra dengan deterjen yang sangat lembut (beberapa merek lokal sudah mengeluarkan produk untuk ini), bisa juga dengan menggunakan baby soap atau shampo rambut untuk menjaga kelembaban alami kain. Rendam mukena dalam larutan tersebut dan bilas dengan air dingin. Hindari untuk mengucek dan memeras mukena. Gantung di tempat yang terhindar dari matahari langsung dan biarkan sampai kering. Sutra disetrika pada panas rendah hanya jika diperlukan saja, dengan melapisi mukena sutra yang akan disetrika dengan kain tipis untuk menghindarkan sutra dari panas langsung. Mukena sutra harus digantung dengan hanger yang khusus untuk kain sutra dan disimpan di tempat yang terlindung dari sinar matahari. Beri penyerap kelembaban dan anti jamur di tempat menyimpannya.
     
    3. Mukena Bahan Parasut
    Kain parasut ini termasuk dalam bahan nylon yang pencucian dan perawatannya cukup mudah. Parasut cukup kuat untuk dicuci dengan mesin cuci, namun sebaiknya tidak dicampur dengan bahan kain lain. Sebaiknya tidak menggunakan bahan pemutih pada bahan parasut karena serat kain parasut mudah rusak. Jika Anda mengeringkan bahan parasut dengan mesin, pilih pengaturan yang paling rendah panasnya dan segera keluarkan dari mesin ketika selesai. Hal ini karena kain parasut mudah kering, dan jika sangat kering bahan kain bisa menjadi bergelombang. Penggunaan pelembut saat membilas juga bisa menghindarkan efek ini. Mukena parasut disetrika hanya jika diperlukan saja, itu pun dengan panas rendah. Perawatan mukena parasut juga tidak sulit, cukup hindarkan mukena dari sinar matahari langsung dan simpan di tempat yang tidak lembab.
    Source: Fimela

  • Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Mukena Premium KISA

    July 18, 2020
    /
    General
    Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Mukena Premium KISA image


    Terinspirasi dari kegiatan wajib beribadah setiap hari, sejak tahun 2010 KISA mendesain dan memproduksi alat solat yaitu, mukena. KISA ingin mewujudkan keindahan, kenyamanan serta meningkatkan kualitas dalam beribadah setiap muslimah. Pemilihan bahan yang selektif dan inovasi model terus kami lakukan demi menjawab kebutuhan dan mengikuti gaya hidup konsumen. 









    KISA memiliki 3 kategori mukena, yaitu Basic, Modest, dan Signatures yang akan terus setia menemani ibadah keseharianmu.


  • Tips Memilih Mukena untuk Berbagai Kondisi dan Kebutuhan

    July 13, 2020
    Tips Memilih Mukena untuk Berbagai Kondisi dan Kebutuhan image
    Mukena merupakan perangkat ibadah wanita yang digunakan setiap hari. Waktu ibadah yang berbeda memungkinkan kita untuk menjalankan ibadah di tempat dan kondisi yang berbeda-beda pula. Untuk menjaga kebersihan dan kualitas mukena, disarankan untuk memiliki 3 macam mukena, yakni:


    1.Mukena untuk di rumah
    Untuk di rumah, Anda disarankan untuk menggunakan mukena yang terbuat dari bahan yang lembut, adem, dan nyaman. Akan tetapi, biasanya mukena dengan bahan seperti ini cenderung memakan tempat jika dilipat dan berat jika dibawa, sehingga ideal untuk digunakan di rumah. 

    2.
    Mukena untuk bepergian
    Jika Anda hendak melakukan perjalanan, mukena yang praktis dan tidak memakan tempat merupakan pilihan yang paling tepat. Pilihlah bahan yang tipis dan ringan, sehingga mukena dapat masuk dan tidak terlalu memakan tempat di tas Anda. Desain cantik dan warna yang cerah juga dianjurkan untuk mukena bepergian. 

    3.Mukena untuk hari khusus/hari raya
    Untuk memaknai hari penuh kemenangan dan kegembiraan seperti Hari Raya, disarankan untuk memakai mukena yang terbuat dari bahan yang halus, adem, dan nyaman. Hal ini disarankan agar Anda tidak merasa kepanasan ketika menjalankan ibadah secara jamaah di Masjid. Desain yang cantik dengan hiasan bordir yang lebih indah juga disarankan, mengingat hari tersebut merupakan hari yang sangat spesial.
     
    Memiliki 3 jenis mukena diatas sangat disarankan untuk menjaga kebersihan setiap mukena yang Anda miliki. Tunggu apa lagi? Yuk langsung pilih mukena yang pas untuk setiap tempat dan kondisi di Kisa!